Rekam medis dan informasi kesehatan seharusnya saat ini sudah menjadi bagian yang harus ada dalam suatu fasilitas pelayanan kesehatan. Mulai dari (kelompok) dokter praktek, fasilitas balai pengobatan, klinik perawatan, Pusat pelayanan kesehatan masyarakat, Rumah Sakit, dan fasilitas-fasilitas kesehatan maupun fasilitas yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan lainnya.
Perusahaan Asuransi yang menangani masalah-masalah kesehatan membutuhkan RMIK untuk mentabulasi, menganalisa dan informasi-informasi diagnosis maupun pelayanan kesehatan terhadap kliennya. Departemen kesehatan juga membutuhkan RMIK untuk mengawasi pengumpulan data dari lembaga kesehatan dan untuk membantu dalam penelitian.
Menurut prediksi, kebutuhan akan tenaga profesional RMIK akan semakin banyak di masa mendatang. Tahun 2016, diharapkan kebutuhan ini akan meningkat 18 persen dari kebutuhan saat ini. Terlebih dengan bergulirnya wacana Asuransi kesehatan bagi setiap warga negara, kemudian penanganan dalam hal yang menyangkut hukum kesehatan, Register Kanker, maupun wacana akan penggunaan rekam medis elektronik, dll.
Seorang RMIK yang memiliki keahlian dalam hal coding medis, terlebih apabila disertai dengan sertifikat yang diakui baik tingkat nasional bahkan internasional, maka akan memiliki bargaining position yang tinggi. Juga RMIK yang memiliki spesialisasi dalam hal peraturan hukum, yang nantinya akan dibutuhkan berkaitan dengan perlindungan hukum klien, asuransi, dll, baik nantinya sebagai seorang konsultan atau seorang pakar yang dibutuhkan untuk merencanakan suatu peraturan-peraturan.
Sehingga secara umum prospek kerja dari RMIK kedepan semakin terbuka. Selain pertumbuhan lapangan pekerjaan, juga untuk menggantikan para RMIK yang pensiun yang notabene masih "jadul / ber-paradigma lama" atau yang meninggalkan pekerjaannya secara permanen.
So.. dont be worry MedRec-ers..
Perusahaan Asuransi yang menangani masalah-masalah kesehatan membutuhkan RMIK untuk mentabulasi, menganalisa dan informasi-informasi diagnosis maupun pelayanan kesehatan terhadap kliennya. Departemen kesehatan juga membutuhkan RMIK untuk mengawasi pengumpulan data dari lembaga kesehatan dan untuk membantu dalam penelitian.
Menurut prediksi, kebutuhan akan tenaga profesional RMIK akan semakin banyak di masa mendatang. Tahun 2016, diharapkan kebutuhan ini akan meningkat 18 persen dari kebutuhan saat ini. Terlebih dengan bergulirnya wacana Asuransi kesehatan bagi setiap warga negara, kemudian penanganan dalam hal yang menyangkut hukum kesehatan, Register Kanker, maupun wacana akan penggunaan rekam medis elektronik, dll.
Seorang RMIK yang memiliki keahlian dalam hal coding medis, terlebih apabila disertai dengan sertifikat yang diakui baik tingkat nasional bahkan internasional, maka akan memiliki bargaining position yang tinggi. Juga RMIK yang memiliki spesialisasi dalam hal peraturan hukum, yang nantinya akan dibutuhkan berkaitan dengan perlindungan hukum klien, asuransi, dll, baik nantinya sebagai seorang konsultan atau seorang pakar yang dibutuhkan untuk merencanakan suatu peraturan-peraturan.
Sehingga secara umum prospek kerja dari RMIK kedepan semakin terbuka. Selain pertumbuhan lapangan pekerjaan, juga untuk menggantikan para RMIK yang pensiun yang notabene masih "jadul / ber-paradigma lama" atau yang meninggalkan pekerjaannya secara permanen.
So.. dont be worry MedRec-ers..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar