Di Lapangan pekerjaan, tenaga teknis Rekam medis dan informasi kesehatan biasanya memiliki gelar persekutukan baik dari isntansi pendidikan penyelenggara maupun oleh masyarakat. Kesempatan untuk memberikan kemajuan terhadap tenaga teknis rekam informasi kesehatan biasanya dicapai oleh dengan pendidikan ‘spesialisasi’ atau promosi ke posisi manajemen.
Sistem Pendidikan dan pelatihan.
Sistem Pendidikan dan pelatihan.
Sebagai seorang professional nantinya teknisi RM mendapatkan pendidikan-pendidikan umum, termasuk didalamnya TOT terminologi medis, anatomi dan fisiologi, aspek hukum tentang kesehatan, standar data kesehatan, coding data penyakit maupun penunjangnya, statistik, manajemen database, metode peningkatan kualitas, dan ilmu computer minimal setara Diploma 3. Bahkan mungkin untuk mengutkan dasar-dasarnya maka dapat ditunjang dengan pengetahuan dasar tentang biologi, matematika, kimia, kesehatan, dan program-program studi ilmu komputer sekolah menengah.
Di AS kebanyakan para pengusaha pelayanan kesehatan lebih memilih untuk menyewa teknisi Informasi Kesehatan (RHIT), yang telah lulus ujian tertulis yang ditawarkan oleh American Health Information Management Association (AHIMA). Untuk mengambil ujian, seseorang harus lulus setelah 2 tahun gelar program diakreditasi oleh Komisi Akreditasi untuk Kesehatan Manajemen Informatika dan Informasi Pendidikan (CAHIIM). Pada tahun 2007, terdapat sekitar 245 CAHIIM diakreditasi dalam program Informantika Kesehatan dan Pendidikan Manajemen Informasi
Beberapa perusahaan memilih kandidat yang memiliki pengalaman kerja dibidang pelayanan kesehatan. Pengalaman sangat berharga untuk mengetahui keterampilan tertentu atau kualitas diinginkan. Sehingga hal ini harus menjadi perhatian bagi teknisi RM agar memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, karena nantinya akan sering digunakan dalam hubungan antara tenaga kesehatan, perusahaan asuransi, dan lain-lain segi. Kemampuan untuk menganalisa keakuratan data juga penting bagi teknisi RM karena data kesehatan merupakan dasar bagi perencanan kesehatan yang berkelanjutan.
Sertifikasi dan kemajuan.
Sertifikasi teknisi RM akan memberikan nilai tambah karena dengan adanay sertifikasi berarti akan memberikan pengakuan terhadap kemampuan yang dimilikinya. Mungkin sertifikasi itu dapat berupa spesialisasi coding, registri kanker, atau aspek hokum dan confidentiality.
Di AS, sertifikasi coding telah tersedia di beberapa organisasi. Khusus Coding, yang tergabung dalam Dewan Kedokteran Specialty Coding dan Asosiasi Profesional Kesehatan Spesialis Coding (PAHCS). American Academy of Profesional Coders (AAPC) menawarkan tiga program sertifikasi dalam coding. AHIMA yang juga menawarkan sertifikasi untuk Certified Healthcare Privasi dan Keamanan karena keprihatinan tentang perberkembangan untuk keamanan catatan medis elektronik. Sertifikasi dalam registri kanker tersedia dari NCRA.
Di Indonesia dengan adanya lembaga pendidikan bagi teknisi rekam medis dan informasi kesehatan akan semakin meningkatkan kualitas dari tenaga RMIK itu sendiri. Karena untuk saat ini, RMIK masih dipandang sebelah mata dibandingkan dengan tenaga medis, atau non medis lainnya. Terlebih lagi apabila ditunjang dengan program sertifikasi spesialisasi keahlian khusus RMIK, maka dimasa mendatang RMIK di Indonesia akan unggul.
Ingat, masa depan perencanaan kesehatan bangsa Indonesia ditunjang dari data-data dasar yang diolah oleh para teknisi RMIK.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar